Destinasi Wisata di Jepang: Kawagoe

Tahukah kalian hanya sekitar 30 menit dari Ikebukuro pakai line Tobu Tojo, kalian dapat mengunjungi tempat bersejarah dari Kawagoe? Bukan hanya mendapatkan keberuntungan soal cinta di kuil Kawagoe Hikawa ini, namun Anda juga bisa melihat-lihat sekitar daerah ini!

Musim panas memberikan arti romantisme, tapi bagaimana kamu dapat meningkatkan kehidupan asmara? Well, dapat terjadi begitu saja di kuil cantik di Kawagoe yang terletak di prefektur Saitama dimana kalian bisa mendapatkan peruntungan dalam hal asmara! Bukan itu saja, Anda dapat melihat-lihat, berbelanja, dan berkuliner di kota kecil dari zaman Edo – semua hanya berjarak 30 menit dari Tokyo dengan kereta!

Ayo Kita ke Kawagoe!

Pertama, kita akan menuju Ikebukuro Station dan tempat penjualan tiket kereta Line Tobu Tojo, dimana kita membeli tiket yang dikeluarkan oleh Tobu Railways yang disebut KAWAGOE DISCOUNT PASS.

KAWAGOE DISCOUNT PASS (700 yen untuk dewasa, 360 yen untuk anak-anak), atau KAWAGOE DISCOUNT PASS PREMIUM (950 yen untuk dewasa, 480 yen untuk anak-anak), bukan hanya mempermudah perjalanan kita dari Ikebukuro menuju Kawagoe, tapi juga memberikan diskon khusus dengan toko dan restaurant yang bekerja sama, lalu dengan Pass Premium Anda dapat berkendara dengan bus pada area disana dengan gratis. Untuk informasi lebih lanjut, dapat melihat  official website yang bersangkutan.

9:30 – 11:45 – KOTA BERSEJARAH MENUNGGUMU! MARI MENGENAL KEINDAHAN KAWAGOE

Setelah menaiki kereta, hanya dibutuhkan waktu sekitar 30 menit hingga tiba di Stasiun Kawagoe, dan sangat mudah mengenali sejarah dari tempat ini –  banyaknya peninggalan di seluruh kota, hingga ke lubang got!
Area sekitar Stasiun Kawagoe memiliki beberapa sejarah Jepang yang berbeda-beda, sehingga mulai dari stasiun, Anda akan merasa kembali ke jaman dahulu. Sebelum menuju kuil, Kami akan menjelajah terlebih dahulu.

Salah satu tempat yang akan Anda temui saat keluar dari stasiun adalah Crea Mall, tempat perbelanjaan dengan toko-toko modern dan rata-rata bergaya retro hingga berbagai pilihan restaurant mulai dari fast food hingga makanan tradisional Jepang. Kemudian berikutnya, Anda akan menemui Taisho Roman Road, tempat perbelanjaan kecil yang menarik dengan toko-toko dan restaurant dari jamam Taisho (1912 – 1926), termasuk toko pembuat boneka dan toko gula-gula (makanan manis).

Setelah 15-20 menit berjalan, tergantung sudah seberapa jauh Anda melihat-lihat, Anda akan tiba di Kurazukuri, atau area gudang tua di Kawagoe, lebih dikenal dengan Koedo Kawagoe, atau Little Edo Kawagoe. Disini Anda akan menemukan deretan bangunan-bangunan tua dari jaman Edo yang telah dirubah menjadi toko-toko yang menjual kerajinan tangan kayu, jajanan tradisional, dan lain-lain. Ini merupakan area yang menarik untuk berbelanja souvenir asli Jepang!

Bukan hanya bangunannya saja yang bersejarah, namun di seluruh penjuru tempat Anda akan menemukan hiasan dan peninggalan yang berbeda dari masa lampau. Sangat menyenangkan untuk berjalan-jalan dan melihat sisi-sisi jalan di Kawagoe ini.

Satu toko yang menarik perhatian kami adalah Fuyusha, toko yang menjual barang-barang terbuat dari kain Jepang tradisional. Kami membeli sepasang tali sepatu terbuat dari chirimen (1,080 yen dengan pajak), yaitu tipe kain crepe silk yang biasanya digunakan untuk membuat kimono atau aksesoris kimono. Lalu pegawai toko disana juga merekomendasikan jimat burung pipit yang diharapkan bisa membawa keberuntungan (320 yen dengan tax).

Tidak jauh dari toko ini Anda akan menemukan lambang dari Kawagoe, Toki no Kane, menara jam lonceng, dibangun pertama kali pada pertengahan tahun 1600an, sudah dibangun ulang beberapa kali semenjak itu, dan dengan menara yang sekarang berdiri dibuat pada tahun 1893. Menara ini menarik untuk dikunjungi, dikelilingi oleh banyak sekali bangunan tua, halamannya cukup tenang, Anda bisa merasakan jika Anda kembali ke masa lampau.

12:00 – Makan Siang di Ryotei Yamaya

Waktunya santap siang, kami memutuskan untuk mencoba bonus yang diberikan oleh KAWAGOE DISCOUNT PASS PREMIUM, menuju Ryotei Yamaya, sebuah restaurant bergaya tradisional Jepang berusia 150 tahun dimana dengan menggunakan pass ini kita dapat menikmati bento eksklusif, dengan dua macam variasi. Staff disini sangat bersahabat dan baik. Saatnya makan sekarang!

Menarik bukan? Menu diatas adalah kagome box lunch (1,620 yen dengan tax), dihidangkan dengan berbagai jenis sayur musiman yang dimasak dengan cara tradisional, cumi sashimi, dan masih banyak lagi.
Jika kalian berniat mencoba Kagome box lunch, sebaiknya melakukan reservasi terlebih dahulu karena jumlah yang disediakan untuk non-reservasi sangat terbatas. Juga, perlu diketahui bahwa menu ini hanya ada saat hari biasa (Senin – Jumat).

Inilah pemilik restaurant Ryotei Yamaya yang sangat ramah, Mr Jun Matsuyama beserta staff. Thank you so much!

13:00 – 14:00 – MORE EXPLORING IN KURAZUKURI!

Setelah makan siang, kami berjalan keluar menuju jalan bagian belakang hingga tiba di Kashiya Yokocho, atau Penny Candy Alley, dalam bahasa Inggrisnya. Disini Anda akan menemukan banyak toko-toko menjual permen atau manisan tradisional Jepang, terutama yang terbuat dari ubi, khas dari daerah ini.

     

Di sepanjang jalan, diantara toko-toko souvenir, kalian bisa menemukan jajanan menarik, seperti di Kameya, toko kembang gula berusia 230 tahun dimana kalian bisa membeli Kame Monaka yang terkenal ini (572 yen dengan tax), biscuit wafer renyah dengan isi filling kacang merah didalamnya. Satu kotak Kame Monaka ini berisi makanan yang dibungkus kertas merah dan putih, kombinasi warna yang dianggap pertanda baik di Jepang. Mohon diperhatikan untuk packaging regular hanya menggunakan kertas berwarna putih.

Dengan souvenir ditangan, kami menggunakan pass menaiki Tobu Koedo Loop Bus menuju tujuan utama kami yang sudah dekat jaraknya, Kawagoe Hikawa Shrine.

14:15 – – KAWAGOE HIKAWA SHRINE

Kuil Shinto berusia 1500 tahun, Kawagoe Hikawa Shrine yang sudah terkenal di seluruh Jepang untuk mencari jodoh dan urusan asmara.

Disinilah dua pasang dewa Jepang yang telah menikah diabadikan, itulah mengapa tempat ini dipercaya oleh mereka yang mencari jodoh atau kebahagiaan dalam pernikahan.

Satu cara untuk mencoba peruntungan kalian dalam asmara yaitu mencoba memancing omikuji. Letakkan 300 yen dalam kotak kayu dan ambil pancingan kecil, lalu coba untuk menangkap salah satu ikan dalam “tanki”! Ada yang berwarna merah, pink, dan putih; merah untuk keberuntungan dalam segala hal, sedangkan putih dan pink untuk hal percintaan. Kami mencoba memancing untuk mendapatkan warna pink, namun sayangnya belum berhasil!

Kami cukup beruntung mengunjungi Kuil Hikawa ini saat festival tahunan furin mereka berlangsung (wind chime), yang berate ada ratusan gelas lonceng berbunyi dengan tulisan doa di kayu yang bergantung di sepanjang kuil hingga halaman mereka. Bunyi lonceng terdengar bersamaan dengan cerahnya musim panas dan angin yang bertiup menjadikan pengalaman ini terasa sangat berbeda dan special.

Bagi mereka yang cukup beruntung mengunjungi Kawagoe Hikawa Shrine pada pukul 8 pagi, bisa mendapatkan enmusubi-tama, batu perjodohan khusus yang hanya didapatkan bagi mereka yang berkunjung pada pagi hari, dipercaya untuk memberikan peruntungan dan pertolongan saat mencari jodoh.

Penutup

Setelah menghabiskan waktu seharian di Kwagoe, kami cukup sedih untuk kembali ke Ikebukuro, tapi saat tiba di stasiun, kami menemukan Tobu Department Store, kami memutuskan untuk masuk dan melihat-lihat ada apa didalam sana.

Ada banyak butik dan toko fashion disini, juga café-café yang menawarkan berbagai macam sajian, bahkan ada pula event khusus musim panas yang diselenggarakan di lantai 8, dimana kalian dapat membeli berbagai macam pilihan kerajinan tangan Jepang – mulai dari hand-dyed scarf  hingga piringan kayu yang diukir, dan banyak lagi.

Di Tobu Department Store, kalian dapat menggunakan layanan tax free, yang memudahkan kalian untuk membeli barang-barang dengan harga lebih murah dari harga normal. Serta yang lebih menarik lagi, prosedur pembebasan pajak ini tidak memerlukan biaya penanganan. Sehingga membuatnya semakin mudah.

Jadi perjalanan kami hari ini adalah:

Ikebukuro Station → Ikebukuro Station to Kawagoe Station → Kurazukuri Area → Kawagoe Hikawa Shrine → Kawagoe Station to Ikebukuro Station and the Tobu Department Store

Ikebukuro Station to Kawagoe Station: 30 minutes, 950 yen (Tobu Tojo Line, using my KAWAGOE DISCOUNT PASS Premium)

Makan siang, souvenir, dsb : berkisar 4000 yen untuk sehari penuh!

BONUS TIP – STAY IN KAWAGOE!

Jika Anda memiliki waktu dan budget lebih, serta ingin lebih mendalami atmosfer Kawagoe atau ingin mengunjungi Kuil Kawagoe Hikawa pada pagi hari untuk mendapatkan enmusubi-tama, kami merekomendasikan untuk tinggal di Kawagoe Tobu Hotel, hanya berjarak 15 menit berjalan kaki dari Kurazuki area. Dengan ini, kalian dapat lebih mengenal Kawagoe dan menikmati suasana sejarah pada daerah ini.

Similar airticle

  1. Inilah 5 Tempat Belanja untuk Cari Barang Murah di Jepang

  2. 4 Tempat untuk Melihat Jepang dari Ketinggian? Ini Tempatnya!

  3. Berkunjung ke Osaka? Jangan Lupa Berkunjung ke Sini !

  4. Kuil Populer di Prefektur Ehime

  5. Sepuluh Oleh Oleh Khas Jepang Untuk Orang Tersayang

  6. Panduan Wisata ke Kyoto !

  1. Musim Dingin Tak Terlupakan di Ice Village Hoshino Tomamu Resort

    2019.10.22

  2. Menikmati Festival Es ala Jepang di Dinginnya Hokkaido Jepang

    2019.10.21

  3. Main ke Negeri Seribu Cahaya di Nabana no Sato

    2019.10.21

  4. Pesona Festival Sakura Bulan Februari di Kawazu

    2019.10.18

  5. Percantik Profil Instagram sambil Jalan-jalan Murah di daerah K…

    2019.10.05

  1. There is no registered post.
Hubungi kami via WhatsApp