Virus Corona Melanda Dunia, Apa Kabar Jepang?

Akhir-akhir ini sedang marak dibicarakan Virus 2019 Novel Coronavirus (2019-nCoV) yang lebih dikenal dengan nama Virus Corona. Virus Corona adalah virus yang menyerang sistem pernapasan dan dampaknya bisa menimbulkan gejala penyakit yang ringan hingga kematian. Virus ini pertama kali ditemukan di kota Wuhan, Cina, pada akhir Desember 2019. 

Yang menjadikan virus ini viral dan ditakuti oleh masyarakat adalah karena virus ini telah menyebar ke wilayah lain di Cina dan bahkan ke beberapa negara. Lalu apakah di Jepang terdapat kasus serangan virus tersebut? Bagaimana kini kondisi negeri Sakura itu?

Blood sample with respiratory coronavirus positive

Di Jepang, kasus pertama menimpa seorang pria Jepang yang travelling ke Wuhan, dilaporkan pada 16 Januari 2020. Dua belas di antaranya sedang dirawat di rumah sakit karena mengalami gejala seperti demam dan batuk. Selain itu ada dua warga Jepang yang terinfeksi Virus Corona walau tidak berkunjung ke Cina. Loh, kok bisa? Ternyata dua warga tersebut berada dalam satu bus wisata yang mengangkut turis asal Wuhan, China, yang positif terinfeksi Virus Corona. Dua warga tersebut ialah satu orang pemandu wisata dan satu orang pria pengemudi bus wisata. Korban yang tidak disebutkan identitasnya itu lalu dilarikan ke rumah sakit. Menurut kabar terbaru, pria yang dirawat tanggal 16 Januari 2020 dengan dugaan Virus Corona telah dipulangkan dari rumah sakit. 

Hingga kini pasien terinfeksi Virus Corona di Jepang terhitung ada 4 orang dan semuanya sedang dikarantina. Semua dalam kondisi stabil dan dalam masa penyembuhan layaknya flu biasa. Satu orang di antaranya merupakan warga Wuhan yang sedang berwisata ke Jepang. Namun, selama tour orang tersebut selalu mengenakan masker, jadi kemungkinan penyebaran virusnya sangat minim. Bahkan 28 orang yang satu bus dengannya hingga saat ini tidak ada yang dinyatakan tertular.

Untuk tur-tur lainnya di Jepang semua berangkat normal sesuai dengan jadwal. Tidak ada kompensasi maupun keringanan pembatalan untuk Virus Corona dari pihak penyedia jasa tur, karena memang di Jepang sendiri virus itu tidak mewabah dan masyarakat yang tinggal di Jepang terbiasa keluar rumah mengenakan masker. Dengan begitu, kekhawatiran masyarakat akan virus ini dapat terminimalisir.

Karena Virus Corona ini semakin diwaspadai oleh masyarakat, otoritas Jepang mengambil langkah khusus untuk menghadapi wabah virus ini. Perdana Menteri Shinzo Abe mengatakan bahwa pemerintah akan melarang orang-orang yang terinfeksi untuk masuk ke Jepang. Larangan itu berlaku bagi WNA yang telah berkunjung ke Provinsi Hubei, China dalam kurun waktu 2 minggu sebelum kedatangan mereka ke Jepang. 

PM Abe Shinzo juga menambahkan bahwa pemerintah akan dengan cepat mempelajari cara-cara untuk mengontrol imigrasi dengan tepat terkait kasus infeksi yang dicurigai tapi tidak terkonfirmasi. Tak hanya itu, Kementerian Luar Negeri Jepang menaikkan level travel advisory (anjuran perjalanan) untuk Cina menjadi level 2. Peringatan ini berlaku bagi warganya yang ingin berkunjung ke Cina, demi mencegah penyebaran wabah Virus Corona.

Pemerintah Jepang senantiasa merancang langkah-langkah untuk mencegah penyebaran lebih lanjut Virus Corona di dalam negara Jepang. Untuk saat ini, virus Corona sendiri belum menjadi wabah di Jepang dan pemerintah Jepang terus menggalakkan pada warga negaranya untuk lebih lagi menjaga kesehatan dan kebersihan diri. Artinya, aman jika kita ingin berkunjung dan berwisata ke Jepang, dan jangan terlalu khawatir! Bepergian ke Jepang sama harus waspadanya dengan kita di Indonesia. Intinya, selalu jaga kebersihan diri dan sekitar, ya!

Source:
https://www.mhlw.go.jp/

 

Contact Us

 

Similar airticle

  1. Siapnya Jepang Menyambut Olimpiade Musim Panas 2020 Tokyo

  2. Jepang Cabut Status Darurat Covid-19

  3. Yang Ditunggu-tunggu, JR Pass Kini Bisa Dibeli Secara Online!

Hubungi kami via WhatsApp