Spot Hiking Spektakuler di Jepang

Jepang dengan segala kekayaan alamnya sangat berpotensi mengundang wisatawan untuk turut menengok keindahannya. Di setiap sudut alam Negara Jepang rupanya tidak kunjung henti untuk dipijaki kaki-kaki wisatawan, terlebih bagi mereka yang menyukai kegiatan hiking. Jika kamu termasuk diantaranya, tidak ada salahnya untuk mencoba spot-spot hiking di Jepang berikut ini!

Gunung Fuji

217033
https___s3-ap-northeast-1.amazonaws.com_psh-ex-ftnikkei-3937bb4_images_6_0_1_7_1057106-9-eng-GB_20170914_mag_tech_fuji_fujisan_mountfuji

Siapa sih yang tidak mengenal gunung yang sangat ikonik di Jepang ini? Gunung Fuji merupakan gunung dengan puncak tertinggi di Jepang, dengan ketinggian 3.776 meter di atas permukaan laut. Gunung Fuji terletak di pesisir Pasifik di pusat Pulau Honshu, dengan dikelilingi Kota Gotemba, Fujiyoshida, dan Fujinomiya.

Musim pendakian Gunung Fuji yaitu dari awal Juli hingga awal September, dan selebihnya ditutup karena berbahaya. Dibutuhkan waktu seharian untuk sampai ke puncak yang diselimuti salju abadi. Namun biasanya para pendaki menyempatkan untuk menemui “Goraiko”, matahari terbit ikonik yang terlukis dalam bendera Jepang. Lalu singgah ke salah satu pondok di lereng gunung untuk bermalam disana, dan besoknya melanjutkan pendakian. Dengan begitu, akan memakan waktu dua hari untuk sampai ke puncak.

Kamikochi

kamikochi-trekking-13
1140–cc8bac1857fd65be5e0df82580cd88a7
Kamikochi-Tashiro-pond-fall-foliage-view

Kamikochi adalah resort pegunungan yang terletak di Kota Matsumoto, Prefektur Nagano. Area kamikochi berada di Lembah Azusa yang merupakan bagian dari Taman Nasional Chubu Sangaku. Area ini dikelilingi rangkaian pegunungan seperti Gunung Hotaka Renpo, Gunung Yakedake, dan Gunung Kasumizawadake. Pemandangan tersaji indah, lengkap dengan Sungai Azusa dan juga kolam kolam alami seperti Kolam Taisho yang terbentuk karena letusan Gunung Yakedake, dan Kolam Tashiro yang terbentuk dari salju yang meleleh dari Gunung Kasumizawadake.

kamikochi17
Kamikochi-hiking-course-wooden-bridge

Kamikochi dibuka setiap akhir April hingga pertengahan November. Saat Juni, pemandangan alamnya serba hijau, dan saat Oktober, pemandangan dihiasi dengan daun-daun yang menjadi berwarna oranye-kemerahan. Jalur pendakian di Kamikochi merupakan jalur buatan manusia yang terdiri dari bermacam-macam jalur dengan waktu tempuh berbeda-beda. Jika ingin bermalam, di Kamikochi tersedia banyak hotel dan penginapan, kok!

Gunung Takao

DSC_0245
mt-takao-810×540

Gunung Takao merupakan gunung dengan jumlah pendaki terbanyak di dunia, loh! Gunung setinggi 599 meter ini terletak di Kota Hachioji, Tokyo. Dalam satu tahun, Gunung Takao didaki oleh 2.6 juta orang. Gunung ini dipenuhi hutan yang lebat dan basah dengan banyak jalur pendakian, mulai dari jalan aspal yang mudah dan biasa dilewati para pemula, hingga jalan setapak pada tanah dengan medan yang cukup menantang. Di beberapa sudut terdapat kuil-kuil dan patung para dewa yang terlihat tua dan berlumut. Saat mendaki gunung ini, seketika kamu lupa akan kebisingan kota.

Di Gunung Takao, terdapat fasilitas yang bisa kamu naiki untuk menikmati pemandangan gunung, yaitu chairlift (sejenis gondola) dan cable car (kereta kabel gantung). Wah, seru bukan? Kamu bisa menaikinya dari Stasiun Takao Tozan. Saat pendakianmu telah mencapai final alias puncak gunung, kamu dapat beristirahat dan menikmati hidangan di tempat makan serta toko yang ada di puncak. Kamu bisa mendaki gunung ini kapanpun di musim apapun karena tidak ada jadwal penutupan.

Gunung Yoshino

jw-5d1485768fe0a8.26015836
SONY DSC

Gunung Yoshino terletak di Kota Yoshino, Prefektur Nara. Gunung setinggi 350 meter ini merupakan rute menuju situs ziarah Pegunungan Kii dimana banyak peninggalan nenek moyang di sana. Yang menarik dari Gunung Yoshino adalah terdapat lebih dari 30.000 pohon sakura dari sekitar 200 varietas yang mekar pada musim semi! Pastinya pendakianmu tidak akan membosankan jika dikelilingi dengan pohon-pohon sakura. Namun, karena gunung ini berbentuk menyerupai pegunungan dengan ketinggian berbeda-beda, sakura tidak tumbuh secara bersamaan. Saat musim semi, gunung ini paling baik didaki pada akhir Maret hingga awal April.

6ae044b62c00114338184536a7497e01
0c278dcc-130c-11e8-b880-06326e701dd4

Selain musim semi, Gunung Yoshino juga tampak indah di musim panas dan gugur. Saat musim panas (akhir Juni-Agustus), bunga hydrangea banyak bermekaran di atas tanah. Di musim gugur, ribuan pohon momiji berubah warna menjadi oranye kemerahan. Jika ke gunung ini, sempatkan untuk membeli oleh-oleh di toko-toko yang terdapat di lereng gunung. Kamu bisa membeli kue mochi sakura, teh sakura, permen sakura, dan lain-lain.

Lembah Sounkyo

seiryu-ginga0
a17b6b8fa2633d3c3e442f1fc9928a47

Lembah yang terletak di Kamikawa, Hokkaido ini terkenal akan pemandangan musim gugurnya yang luar biasa. Deretan tebing-tebing dan pohon momiji berwarna merah dan kuning akan memanjakan matamu di musim gugur. Ditambah lagi dengan dua air terjun terkenal yang diberi sebutan “Air Terjun Galaksi” dan “Air Terjun Meteor” yang tampak mengalir di antara banyaknya pepohonan.

Di area lembah ini, kamu bisa mendaki bukit-bukit dan pegunungan sekitar, mengunjungi air terjun, dan mampir ke onsen-onsen di Sounkyo. Jika ingin melihat pemandangan dari ketinggian, kamu bisa menaiki fasilitas kereta gantung. Dari ketinggian, akan terlihat deretan pegunungan Daisetsuzan dan Gunung Kurodake. Lembah ini cocok dikunjungi dari pertengah September hingga pertengahan Oktober.

Nah, itu adalah pilihan spot-spot untuk kamu yang hobi mendaki dan ingin melihat indahnya gunung-gunung di Jepang. Ayo rencanakan agenda pendakianmu! Namun jangan lupa, safety first, ya!

Similar airticle

  1. Ingin Masuk ke Dunia Film Animasi Jepang Favoritmu? Coba Kunjungi 4 Tempat Ini!

  2. Merasakan Kembali Zaman Samurai Jepang di Kota Tua Takayama

  3. Tempat-tempat Horror dan Mencekam di Jepang

  4. Pergi ke Osaka dari Tokyo atau sebaliknya, Bagaimana Caranya?

  5. Menikmati “Romantis”-nya Kyoto dengan Sagano Romantic Train

  6. Mengunjungi Pulau-pulau Hewan di Jepang

Hubungi kami via WhatsApp