Kenali Jenis-jenis Wagyu yang Populer di Jepang!

Jepang yang kaya akan flora dan fauna, tidak ada bosannya jika kita mengulik jenis makanan yang diproduksi di negeri sakura tersebut. Selain terkenal dengan sushi, Jepang juga merupakan penghasil jenis daging sapi berkualitas yang digemari lidah masyarakat dan sudah tersebar di berbagai belahan dunia. Daging sapi produksi Jepang menjadi incaran masyarakat terutama kaum ‘kekinian’ yang ingin merasakan makanan luxurious dengan kualitas yang tidak main-main.

osawa-japanese-wagyu
wagyu-beef-raw
a0001254_parts_5a57275b83903

Secara harfiah, daging sapi Jepang kita kenal dengan istilah wagyu (和牛). Wagyu merupakan daging dari semua jenis sapi yang dibiakkan dan diternakkan di Jepang. Walaupun dilahirkan dan dibesarkan di mana pun, selama masih keturunan asli sapi Jepang, tetap bisa disebut sebagai wagyu. Ada 4 ras sapi Jepang yang bersertifikat resmi sebagai daging wagyu berkualitas tinggi, yaitu kuroge (sapi rambut hitam), akage (sapi rambut cokelat), mukaku (sapi tanpa tanduk), dan tankushu (sapi tanduk pendek).

Apa yang membedakan wagyu dari daging sapi lokal di sekitar kita? Perbedaanya bisa kita lihat dari ciri-ciri fisik dagingnya. Wagyu memiliki marbling yang terbentuk dari lemak-lemak yang tersebar pada serat daging, yang mana tingkat BMS (Beef Marbling Score)nya berbeda-beda. Teksturnya lunak, bahkan akan terasa lumer di mulut kita, dan rasanya sangat lezat. Untuk mendapatkan tekstur wagyu yang sempurna, sapi-sapi harus diperlakukan secara spesial, loh, seperti:

  1. Diberi makanan spesial, seperti rumput-rumput segar, biji-bijian seperti jagung, juga barley. Didukung juga dengan pemberian vitamin A, B, E, dan kalsium
  2. Dipijat secara rutin
  3. Diajak jalan-jalan ke tempat dengan pemandangan indah seperti pegunungan, agar sapi tidak stress
  4. Dikondisikan relax sebelum dipotong. Sapi yang relax saat dipotong otot-ototnya tidak akan mengeras dan dagingnya akan lembut

Lalu jenis wagyu apa saja yang populer? Simak berikut ini!

Kobe Beef

Kobe Beef atau daging sapi Kobe merupakan daging yang berasal dari sapi rambut hitam yang diternakkan di Kota Kobe, Prefektur Hyogo. Sejak ratusan tahun lalu daging sapi Kobe sudah terkenal di kalangan bangsawan, hingga akhirnya mendunia. Untuk bisa disebut sebagai daging Kobe, harus memenuhi syarat-syarat seperti:

  1. Sapinya merupakan keturunan asli sapi-sapi Tajima (bukan hasil perkawinan silang)
  2. Lahir dan dibesarkan di Prefektur Hyogo
  3. Makan rerumputan dan biji-bijian di Prefektur Hyogo
  4. Harus dipotong sebelum memasuki masa kawin, dengan berat maksimal 470 kg
  5. Level BMS harus 6 atau lebih
  6. Meat Quality Score nya harus yang terbaik, yaitu A-4 atau A-5
  7. Sapi harus memiliki ID unik (identitas dari tempat asal pembesaran sapi) dengan 10 digit angka

Dengan syarat-syarat yang ketat tersebut, tak heran jika harga daging kobe begitu mahal. Walaupun harganya mahal (10.000-30.000 yen per porsi) banyak wisatawan dari seluruh dunia termasuk wisatawan Indonesia yang ‘kepo’ untuk menikmati daging ini.

1
kobebeef_steak1
04-scaled

Kobe Beef biasanya disajikan berupa steak, shabu-shabu, maupun sukiyaki. Kamu bisa menikmati daging Kobe di kota aslinya, Kobe. Terdapat banyak resto daging , dan salah satu yang terkenal adalah Steak Land Kobe di Chuo Ward, Kobe. Bisa kamu capai dari Stasiun Sannomiya atau Stasiun Kobe-Sannomiya.

Matsusaka Beef

Matsusaka Beef adalah daging sapi yang diproduksi di Kota Matsusaka, Prefektur Mie. Sama dengan Kobe Beef, Matsusaka Beef diperoleh dari sapi rambut hitam. Rasa dagingnya cenderung manis dengan lemak yang lembut. Sapi-sapi dibesarkan di 20 wilayah yang tersebar di Prefektur Mie. Dibutuhkan waktu selama tiga tahun agar sapi dewasa, dengan mengikuti syarat-syarat seperti sapi harus dari ras Kuroge, betina, dan belum pernah melahirkan.

pjimage-2019-03-29T144350.183
unnamed

Yang khas dari peternakan sapi di Matsusaka adalah sapi-sapi dipijat untuk meningkatkan sirkulasi darah serta pembentukan lemak yang baik, dan diminumi bir selama kurun waktu enam hingga delapan bulan sebelum siap potong untuk meningkatkan nafsu makan. Padahal, masyarakat Matsusaka sendiri tidak gemar meminum bir, dan malah diberikan kepada sapi. Namun tidak usah khawatir, pemberian bir pada sapi terbukti aman dan kedokteran hewan sudah membuktikan manfaat bir terhadap sapi. Hasilnya, daging sapi lembut yang kaya akan lemak yang lumer di mulut dan rambut sapi yang halus dan siap diproduksi menjadi berbagai produk.

caption
a2000278_main

Matsusaka beef cocok dihidangkan sebagai steak dan sukiyaki. Masakan dari Matsusaka Beef dapat kamu nikmati di restoran Isshobin Honten yang terletak di Matsusaka, 15 menit berjalan dari Kintetsu Yamada Line Matsusaka Station. Harga menunya berkisan dari 3500 yen hingga 4500 yen.

Ohmi Beef

Ohmi Beef atau Omi Beef adalah daging sapi yang diproduksi di Omi, Prefektur Shiga. Daging sapi Omi sudah terkenal sejak lama, bahkan sejak Era Meiji. Sapi-sapi rambut hitam diternakkan di area yang kaya dengan air, yaitu Danau Biwa yang dijuluki “The Mother Lake”. Sapi-sapi diperlakukan dengan baik dan dimanjakan dengan pemandangan alam yang indah, hingga menghasilkan daging dengan tekstur lembut, marbling lemak yang banyak, gurih,  dan juicy.

Perawatan sapi di Omi sangat diperhatikan kebersihannya, minuman yang menggunakan air khusus, pakan berkualitas, serta pemijatan dan pemandian sapi secara rutin agar sapi tidak stress. Oh iya, daging sapi Omi berasal dari sapi betina yang masih perawan, dan karena kemewahannya, daging sapi Omi disebut sebagai Omi Hime atau Princess Omi. Unik, ya!

105914693-1557930882448olivewagyu2
vfihq7ybsrw9jw5qgwt6

Kabar bahagianya, Omi Beef sudah bersertifikat Halal, loh! Omi Beef dapat kamu nikmati dalam bentuk steak, sukiyaki, shabu-shabu, bahkan dalam keadaan mentah sekalipun. Tenang saja, walaupun mentah, rasanya manis, lembut, dan tidak amis sama sekali. Kamu bisa menikmati hidangan Omi Beef di Omi Beef Farmhouse Restaurant DAIKICHI yang terletak di Imakatata, Otsu-shi, Prefektur Shiga. Harga menu berkisar dari 1.700 yen hingga 20.000 yen.

Nah, itu tadi pilihan jenis wagyu yang bisa kamu coba kelezatannya di Jepang. Oh iya, for your information,  wagyu terkadang tidak hanya didefinisikan sebagai daging yang berasal dari Jepang, namun didefinisikan juga sebagai daging dengan marbling lemak yang dijual di beberapa negara. Misalnya di Amerika dan Australia, banyak menjual daging wagyu yang merupakan hasil persilangan sapi Jepang dengan sapi di daerah setempat, dan itu mempengaruhi level BMSnya. Jadi, wagyu mana yang ingin kamu coba?

Similar airticle

  1. Top10: Tempat Wisata untuk Turis di Jepang

  2. Tempat Populer Hanami di Tokyo

Hubungi kami via WhatsApp