Jepang Cabut Status Darurat Covid-19

Dunia saat ini sedang berperang untuk menghindari penyebaran wabah virus COVID-19, termasuk di Jepang dan di Indonesia. Sejak awal April kemarin, Jepang memutuskan untuk menetapkan keadaan darurat di negaranya setelah jumlah pengidap Covid-19 terus bertambah. Indonesia menjadi salah satu negara yang dilarang untuk datang ke Jepang, terkecuali warga Jepang yang ingin kembali dan diharuskan untuk karantina selama minimal 14 hari setibanya di Jepang.

Pencabutan Status Darurat di Jepang

Berbeda dengan beberapa wilayah di Indonesia yang menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), pemberlakuan status darurat di Jepang hanya membatasi pergerakan dengan menganjurkan warganya untuk tetap tinggal di rumah dan bekerja dari rumah (work from home). Status darurat juga lebih ditekankan di beberapa wilayah yang memiliki jumlah pengidap lebih banyak dibanding daerah lainnya.

Pembatasan tersebut hanya dalam bentuk anjuran dan tidak ada sanksi hukum yang dikenakan kepada mereka yang tetap pergi ke luar rumah. Toko-toko diperbolehkan untuk tetap buka terkecuali tempat-tempat yang menarik pengunjung dalam jumlah besar seperti department store atau tempat rekreasi. Namun demikian, pelaku bisnis di wilayah Tokyo lebih memilih untuk melakukan praktik kerja dari rumah mengikuti anjuran dari pemerintah. Daerah yang mendapatkan

Photo by Yumiko Rush via Forbes

Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe telah mencabut status darurat Jepang pada 25 Mei 2020. Meskipun status keadaan darurat sudah dicabut secara nasional, setiap pemerintah daerah tetap menganjurkan untuk tetap melakukan physical distancing dan sebisa mungkin mengadakan meeting lewat internet dan bepergian ke luar kota.

Sementara itu, ada beberapa usaha dan lembaga pendidikan yang masih diminta untuk tidak beroperasi; yaitu, bar, club, internet cafe, karaoke, museum, art gallery, theme park, pemandian air panas, universitas, sekolah bahasa, SD, SMP, SMA, dan tempat les.

Situasi Pengamanan Perbatasan untuk Memasuki Jepang

Kementerian Luar Negeri Jepang (MOFA Japan) masih memberlakukan “Kebijakan Baru Untuk Meningkatkan Pengamanan Perbatasan” sampai waktu yang belum ditentukan.

Dalam kebijakan tersebut, sejak 3 April 2020 pukul 00:00 Jepang menolak kedatangan dari warga negara asing dari beberapa negara, salah satunya adalah Indonesia. Dalam hal ini, seluruh warga yang tinggal di Indonesia maupun Warga Negara Asing yang singgah di Indonesia dalam kurun 14 hari sebelum tiba di Jepang tidak diperkenankan masuk, kecuali Warga Negara Jepang.

Hal ini juga berkenaan dengan pembatasan pembuatan visa serta penangguhan masa berlaku visa bagi pemegang Visa Waiver maupun Multiple-entry Visa. Indonesia termasuk ke dalam salah satu negara yang mendapatkan restriksi pembuatan visa sampai dengan akhir bulan Juni (dapat berubah sewaktu-waktu). Karenanya, aplikasi visa juga hanya bisa diterima jika ada pertimbangan alasan kemanusiaan.

Kontak Penting di Jepang

Berikut adalah nomor-nomor yang bisa dihubungi selama di Jepang apabila membutuhkan bantuan.

JNTO

Call Center 24 Jam (bahasa Inggris) +81 50-3816-2787

KBRI Tokyo

Hotline KBRI +81 89-9644-7018 dan +81 80-4940-7419

Novel Coronavirus General Consultation Call Center

+81 570-550571

Panduan untuk Konsultasi Terkait COVID-19 di Jepang

Panduan untuk konsultasi dan info penting lainnya bisa dilihat di situs berikut.
https://kbritokyo.jp/wp-content/uploads/2020/03/What-to-do.pdf
https://www.jnto.go.jp/emergency/eng/mi_guide.html
https://www.japan.travel/en/news/JapanSafeTravel/

Jangan lupa untuk selalu menjaga kebersihan dan kesehatan, ya!
Semoga kita semua tetap terlindungi dan tetap sehat.

Sumber :
https://www.id.emb-japan.go.jp/info20_28.html
https://www.bousai.metro.tokyo.lg.jp/1007617/1007620.html
https://www.forbes.com/sites/joelrush/2020/04/12/no-lockdown-in-japan-request-based-emergency-measures-having-limited-effect-in-reducing-crowds/#528242f630e9

Cover Photo by Financial Times.

Similar airticle

  1. Yang Ditunggu-tunggu, JR Pass Kini Bisa Dibeli Secara Online!

  2. Siapnya Jepang Menyambut Olimpiade Musim Panas 2020 Tokyo

  3. Virus Corona Melanda Dunia, Apa Kabar Jepang?

Hubungi kami via WhatsApp